Dasar Membuat Kopi Racikan Istimewa 1

Banyak orang memilih untuk menghabiskan ratusan bahkan jutaan rupiah per tahun untuk membeli kopi di kedai kopi dan kafe alih-alih memiliki kepuasan membuatnya sendiri di rumah.

Akar masalahnya adalah, banyak orang beranggapan bahwa mereka tidak akan dapat membuat kopi dengan kualitas yang sama di rumah seperti apa yang dapat mereka beli di kedai kopi terdekat. dengan mengikuti kelas barista di Codaycoffee Lab & Roastery , maka anggapan anda tidak bisa membuat kopi sendiri dengan citarasa istimewa tidak benar! ( anda dapat melakukanya sendiri dirumah ).

Kali ini Coday Coffe Lab akan mengajarkan kepada Anda cara membuat kopi yang luar biasa di rumah — tanpa peralatan yang rumit atau mahal. Anda tidak perlu menghabiskan ratusan ribu rupiah bahkan jutaan untuk mengganti ataupun meningkatkan perlengkapan Anda, dan Anda bahkan tidak perlu menumbuhkan kumis selayaknya master Kopi yang belajar kopi puluhan tahun atau mengenakan Celemek seperti barista lokal Anda (kecuali jika Anda benar-benar ingin!).

Dengan barang-barang yang mungkin sudah Anda miliki dirumah, Anda dapat berhasil membuat ulang sebagian besar kopi favorit Anda dan minuman espresso.

Untuk memulai perjalanan kopi di rumah, kami akan memberikan tinjauan tentang alat dan perangkat dasar yang dibutuhkan untuk membuat kopi dan espresso yang enak di rumah. Anda tidak hanya akan belajar tentang peralatan, tetapi Anda juga akan mengambil beberapa tips dan teknik hebat sehingga Anda memiliki semua yang diperlukan untuk membuat minuman kopi Anda sendiri yang akan menyaingi apa pun dari kedai kopi lokal favorit Anda.

Biji Kopi

Durasi waktu biji kopi dipanggang adalah langkah penting dalam menentukan bagaimana secangkir kopi akan terasa. Mungkin mengejutkan Anda mengetahui bahwa sebelum dipanggang, biji kopi sebenarnya adalah kacang lembut dengan warna kuning kehijauan. Ini adalah proses memanggang biji-bijian yang mengubah biji kopi tanpa rasa ini menjadi secangkir kopi yang manis, buah, asam, atau secangkir kopi yang pahit, pahit — tergantung pada berapa lama mereka dipanggang.

Light Roast
Selama proses pemanggangan, biji kopi pecah setelah mencapai suhu internal sekitar 400° F. Secara umum, biji kopi panggang ringan adalah biji yang belum mencapai “crack pertama” mereka. Karena biji kopi tidak dipanggang dalam waktu lama, secangkir kopi yang dibuat dari daging panggang ringan akan memiliki lebih banyak rasa buah, bunga, dan rasa asam. Kopi panggang ringan sering disebut di toko-toko sebagai “Roasting Setengah Matang” atau “New England Roast.”

Medium Roast
Kopi medium roast melalui pemanggangan sedang, biasanya yang dipanggang di antara retakan pertama, pada suhu internal sekitar 400 ° F, hingga sebelum retakan kedua, atau suhu internal 428 ° F. Secangkir kopi yang dibuat dari biji kopi medium roast akan menunjukkan rasa yang lebih halus dan lebih seimbang dengan tingkat kepahitan yang sedikit meningkat jika dibandingkan dengan kopi light roast. Kopi dengan teknik medium roast sering disebut sebagai “City Roast” atau “Breakfast Roast.”

Dark Roast
Kopi panggang Dark Roast, dipanggang melewati celah kedua, ke suhu internal oven sekitar 464 ° F, bisa menggunakan perkiraan selama tidak merusak biji kopi. Salah satu kualitas yang patut diperhatikan adalah bahwa biji kopi yang menggunakan teknik roasting Dark Roast memiliki kilau berminyak pada biji kopinya sebagai hasil dari proses pemanggangan, yang menarik minyak dari dalam biji kopi ke luar. Secangkir kopi yang terbuat dari panggang gelap akan menunjukkan rasa berasap, pahit, dan terbakar. Kopi dark-roast sering disebut di toko-toko sebagai “French Roast” atau “Italian Roast.”

Tahukah Anda!
Rata-rata wanita Indonesia meminum 1 gelas kopi per hari (64,4 persen), sementara mayoritas responden pria menghabiskan 2-3 gelas kopi per hari (21 persen).18 Sep 2019

Pada Tahapan ini anda sudah mengetahui teknik dasar dari roasting kopi, untuk selanjutnya kami akan memperkenalkan teknik penggilingan biji kopi yang sudah di panggang di artikel selanjutnya.

Belajar Roasting Kopi: Seni Mengasah Kepekaan

Belajar roasting kopi, sebuah seni mengolah kepekaan bisa Anda ikuti di Coday Coffee Lab and Roastery Coday Lab). Coday Lab adalah tempat belejar kopi sekaligus untuk menikmati kopi racikan para barista andal yang sudah berpengalaman.

Roasting kopi tidak hanya proses menyangrai, tetapi lebih pada seni mengasah rasa dan kepekaan. Anda mungkin banyak yang belum tahu bahwa, banyak hal yang menarik dari proses roasting ini. Seorang roaster dituntut ahli di bidang level pemanggangan. Salah sedikit saja bisa berdampak pada rasa kopi.

Sebelum kita bahas tentang belajar roasting kopi di Coday Lab, kita simak terlebih dahulu tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan roasting kopi.

Beberapa hal yang perlu Anda tahu sebelum belajar roasting kopi

Mengapa roasting pun memerlukan keahlian? Perlu Anda tahu proses roasting lah yang akan memengaruhi kualitas rasa kopi ketika disajikan. Itulah sebabnya, seorang roaster perlu belajar dengan baik mengenali sifat-sifat suatu jenis kopi.

Proses roasting memengaruhi rasa dan aroma saat disajikan sekitar 30%. Presetase ini berasal dari asumsi bahwa pembentukan rasa dan aroma pada kopi terjadi saat di kebun yang dipengaruhi oleh jenis kopi, ketinggian lahan, iklim, proses paska panen dan lain-lain sebesar 55%.

Terakhir, angka tersebut berasal dari asumsi bahwa proses brewing memengaruhi hingga 15% terhadap kualitas rasa dan aroma kopi.

Biji kopi mentah atau raw green bean dengan kadar air 12-14% atau dikatakan siap roasting memiliki aroma grassy dengan karakter yang soft. Sementara rasanya, tergantung pada jenis kopinya. Ada yang sudah memiliki rasa ada yang sama sekali belum. Setelah panggang barulah biji kopi mentah meiliki rasa dan aroma.

Pada umumnya, terdapat 3 roast profile, yang bisa Anda pelajari saat belajar roasting kopi

1. Light roast

Di sinilah terjadinya enzimasi, dimana tingkat keasaman atau acidity kopi terbentuk. Warna biji kopi akan berubah dari warna mentahnya menjadi kekuningan, lalu kecokelatan, dan kemudian sampai pada letupan/pecah pertama (first crack).

Pecah pertama ini terjadi ketika uap air yang ada dalam biji kopi bertemu dengan CO2 (karbondioksida) yang bertekanan. Proses terlepasnya panas dari biji kopi disusul oleh terbentuknya glukosa. Fase inilah yang menyebabkan suara seperti bunyi letupan-letupan popcorn.

Aroma yang tercipta dari light roast profile ini adalah biji bakar yang ringan. Kandungan keasaman dan kafeinanya cenderung dominan. Jika diiamati, warna biji kopinya sekarang terlihat cokelat terang.

2. Medium roast

Kita beranjak ke medium roast. Untuk membedakannya dengan light roast, pada fase ini, biji kopi mengeluarkan rasa dan aroma yang manis. Ini disebut juga fase caramelyzed. Rasa dan aromanya pun lebih berkembang dibanding sebelumnya saat first crack.

Pada proses ini, dari segi kadar kafeina, acidity atau keasaman dan rasanya lebih seimbang. Tekstur kopi pada fase ini terasa lebih kental dibanding light roast. Warnanya pun jauh lebih gelap dibanding saat light roast.

3. Dark roast

Roasting profile terakhir ini adalah proses akhir setelah perjalanan panjang biji kopi. Ada banyak perubahan di sini. Berat biji kopi berkurang, warnanya jauh lebih gelap, cenderung hitam dan kandungan minyaknya pun lebih banyak. Jika Anda perhatikan, ukuran biji kopi pun menjadi lebih besar.

Proses carbonyzed juga terjadi pada fase ini. Ini menyebabkan karakter rasa dan aroma kopi cenderung gosong dan pahit. Saat ini, biji kopi hanya mengandung sedikit kafeina.

Bila diperhatikan, saat ini roasting profile dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti keinginan pasar dan keinginan untuk ekspolasi rasa serta aroma kopi.

Setelah penjelasan diatas, tentunya Anda tahu bahwa eksplorasi rasa dan aroma bisa banya di dapat di light roast dan medium roast. Selain itu, pandangan bahwa proses paska panen yang baik membuat orang beranggapan sayang bila biji kopi yang baik tersebut di-roasting sampai berwarna gosong atau gelap.

Belajar roasting kopi, sebuah seni mengolah kepekaan bisa Anda ikuti di Coday Coffee Lab and Roastery

Paket kelas barista, kelas roasting dan coffee shop management pertama di Jogja? Ya di Coday Coffee Lab and Roastery. Tempat belajar kopi sekaligus kafe ini juga dikenal dengan Coday Lab. Banyak pecinta kopi sudah belajar di tempat ini, baik dari dalam dan luar negeri.

Para milenial pun gemar kongkow di tempat ini. Coday Lab tidak hanya tempat yang asik buat belajar tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan kopi, tetapi juga spot yang nyaman buat ketemuan.

Tentang belajar roasting kopi di Coday Lab bisa Anda tanyakan detail infonya terlebih dahulu pada tim marketing. Kungjungi coday.id untuk melihat lebih banyak informasi dan menghubungi Custormer Service (CS) dan bagian marketing.

Dengan tenaga pengajar yang terpercaya dan telah berpengalaman menjadi nara sumber dan pembicara di berbagai worskhop serta seminar tentang kopi, kelas-kelas di Coday Lab sudah diikuti oleh para pecinta kopi dari dalam dan luar negeri.

Coday Lab memberikan materi sesuai kebutuhan Anda dan memastikan Anda mendapatkan yang Anda butuhkan selama proses belajar. Ada pendampingan bagi Anda sebelum dan sesudah proses belajar. Jadi, tak perlu khawatir jika Anda masih memerlukan bantuan tim pengajar saat sudah mulai praktek.

Kelas untuk belajar roasting kopi menawarkan 3 materi yang padat untuk Anda pelajari. Ada standar mutu biji kopi, standar penyangraian dan standar pengolahan biji kopi.

Untuk setiap kelas yang Anda ikuti, Anda akan mendapatkan fasilitas dan bonus menarik. Anda akan mendapatkan e-book untuk mentatat hal-hal penting, makan siang gratis, coffee break, t-shirt workshop dan lain-lain. Menyenangkan ya?

Setelah selesai mengikuti kelas roasting, ada baiknya Anda pun mengikuti kelas-kelas lain, misalnya kelas barista. Jadi, setelah tahu cara mengolah biji kopi mentah sampai menyangrainya dalam beberapa roast profile, Anda pun bisa meracik menu-menu kopi sesuai selera. Ini pas sekali bagi Anda yang ingin menjadi barista andal.

Jika ingin menjalankan bisnis kopi sendiri, tersedia keals manajemen coffee shop untuk Anda. Di kelas ini, Anda akan belajar banyak hal tentang langkah-langkah membuka kedai kopi Anda sendiri. Mulai dari Manajemen coffee shop, business plan, food and beveage, penyusunan menu dan food cost.

Anda tertarik? Sempatkan berkunjung dulu ke Coday Lab yang beralamat di Jl. Ahmas Wahid no. 53 Sampangan, Mantup, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta 55197. Jam operasional mulai dari pukul 9 pagi sampai 5 sore.

Anda juga bisa menyempatkan untuk mencoba aneka menu kopi yang dibuat oleh para barista profesional Coday Lab. Jika ingin sekalian mencoba menu-menu makanan yang pas dinikmati dengan keluarga, teman atau orang-orang tersayang, Anda bisa mengunjungi Coday Skylight Resto yang tepat berada di seberang jalan.

Atau, Jika Anda jenuh dengan suasana tempat kerja, sesekali habiskan waktu Anda di Genesis Svargaloka Creative Hub. Anda akan mandapatkan fasilitas serta keuntungan menarik begitu mendaftar menjadi member.

Nah, sudah siap belajar roasting kopi dan mengasah kepekaan Anda?