Blog Kami

Tilik Peluang Usaha Coffee Shop

Peluang Usaha Coffee Shop

Peluang usaha coffee shop – Dewasa ini terdengar cukup menggiurkan. Banyak orang yang mulai tertarik untuk berbisnis coffee shop. Untuk membangun usaha bisnis sebuah coffee shop diperlukan beberapa analisis, salah satunya adalah analisis tren yang sedang terjadi di masyarakat sekitar.

Analisis ini dilakukan agar Bung dan Nona tahu, seberapa besar peluang usaha sebuah coffee shop itu?

Agar Bung dan Nona semakin yakin akan peluang usaha coffee shop, silakan tilik dahulu peluang usaha coffee shop pada ulasan berikut!

Sejarah Munculnya Kopi

  • Darimana Istilah Kopi itu ada?

Sebelum kita berbicara lebih jauh mengenai peluang usaha coffee shop, tidak ada salahnya apabila Bung dan Nona menyimak terlebih dahulu asal usul istilah kopi itu sendiri.

Dari mana istilah kopi itu berasal?

Seperti yang kita tahu, kopi adalah minuman seduhan yang berasal dari biji kopi yang telah disangrai dan kemudian dihaluskan menjadi bubuk.

Istilah kata kopi sendiri berawal dari bahasa Arab: qahwah yang berarti kekuatan, karena pada awalnya kopi memang digunakan sebagai makanan berenergi tinggi.

Kata qahwah kembali mengalami perubahan menjadi kahveh yang berasal dari bahasa Turki dan kemudian berubah lagi menjadi coffie dalam bahasa Belanda.

Penggunaan kata coffie segera diserap ke dalam Bahasa Indonesia menjadi kata kopi yang dikenal hingga saat ini.

  • Tradisi Ngopi Zaman Dulu

Kita coba kembali ke zaman dulu, di mana kopi identik dengan warnanya yang hitam, dinikmati orang tua, dan tak lupa disruput dengan membaca  selembar berita di koran harian.

Dahulu, kita dapat membeli secangkir kopi di warung kopi tradisional atau jika di daearah sekitaran Yogyakarta lebih familiar dengan sebutan angkringan.

Kita dapat membeli kopi di sebuah warung sederhana baik di desa ataupun di sudut-sudut kota.  Dengan harganya yang tidak cukup mahal, bisa dibilang cukup bersahabat bagi kaum proletar.

Bahkan ada juga yang mengatakan, bahwa warung kopi tradisional atau angkringan merupakan tempat bersatunya semua kalangan dan semua kelas sosial.

Di warung kopi pula silaturahmi terjalin dan koordinasi bisa berlangsung dengan lancar tanpa formalitas yang membelenggu.

  • Budaya Ngopi di Era Globalisasi

Dewasa ini tren minum kopi sudah menjadi gaya hidup. Budaya minum kopi dimulai dari kalangan remaja, mahasiswa, pegawai kantoran, pekerja berat dan lain-lain.

Baca Juga  Bisakah Cuka untuk Membersihkan Mesin Kopi?

Ditambah lagi Indonesia mempunyai banyak kopi nusantara  yang selalu memiliki cita rasa yang khas di masing-masing jenis kopinya.

Lima tahun belakangan ini, mulai tumbuh subur warung kopi modern yang terinspirasi dari kedai kopi ternama, salah satunya yaitu Starbucks. Siapa yang tidak tahu Starbucks?

Coffee shop terkenal ini dapat ditemui di hampir setiap sudut kota, mall, dan tempat-tempat keramaian. Baru-baru ini Starbucks mengumumkan rencananya untuk membuka 3000 outlet dengan 1500 diantaranya untuk pasar Amerika Serikat.

Dalam dunia perkopian di Indonesia semakin banyak orang yang tertarik untuk terjun ke dunia bisnis usaha coffee shop. Untuk memulai bisnis kopi Anda bisa memulainya dengan membuka coffee shop. Meski terlihat sepele kedai kopi bisa menghasilkan omzet yang luar biasa.

Peluang Usaha Coffee Shop
Atmosfer di Coday Coffee Lab & Roastery

Peluang Usaha Coffee Shop

Mengutip dari marketeers.com, seorang coffeepreneur, Muhammad Aga, co-founder Smith Coffee Bar Jakarta mengatakan, meskipun semakin banyak para pemain di dunia perkopian di Indonesia, ia optimistis pasar Indonesia memiliki potensi yang masih sangat besar untuk digarap.

“Anak muda tidak perlu khawatir untuk berani melangkah maju dan berani mencoba menjadi coffeepreneur.”

Nah, maka dari itu Bung dan Nona tidak perlu khawatir. Bisnis coffee shop masih menjadi sebuah bisnis  yang menggiurkan. Target pasarnya tidak hanya untuk pecinta kopi saja, melainkan juga masyarakat biasa. Selain itu, ngopi adalah sebuah kebiasaan yang tak termakan zaman dan seakan sudah menjadi budaya.

Karena peluang bisnis coffee shop masih sangat menggiurkan, Bung dan Nona juga harus menganalisisnya dari berbagai segi. Karena Berdasarkan data Zomato Indonesia, pada Februari 2019 di Jakarta saja sudah terdapat 3.013 kafe yang menjual kopi serta 20.510 titik lokasi Dine Out yang kemungkinan menjual minuman kopi.

Lalu poin-poin apa saja yang harus Bung dan Nona perhatikan agar bisnis coffee shop Anda bertahan lama?

  • Penuh Kreativitas dan Inovasi

Binsis coffee shop Bung dan Nona harus mengusungkan konsep yang berbeda dan memiliki ciri khas. Para coffeepreneur Indonesia harus kreatif dan terus berinovasi dalam menyajikan minuman kopi.

Tak hanya rasa enak saja pada kopi, namun harus menyajikan pengalaman unik dan berbeda. Baik secara penampilan minuman, pelayanan, harga, maupun lokasi.

Misalnya, bung dan Nona bisa membuat menu kopi sehat, karena saat ini semakin banyak konsumen Indonesia yang sadar akan gaya hidup sehat.

  • Sajikan Pilihan Menu yang Sederhana Selain Kopi

Tak hanya menawarkan menu kopi, tapi juga menu sederhana lainnya, seperti kentang goreng, mendoan, ataupun pisang goreng dan lain-lain.

Baca Juga  Paket Franchise Coday Coffee yang Wajib dicoba

Jika Bung dan Nona masih bingung menu apa saja yang bisa disajikan bersama kopi, Bung dan Nona bisa membaca referensi mengenai kudapan yang cocok untuk kopi di sini.

Jika sudah berbicara tentang urusan lidah, selalu utamakan kualitas rasa. Sajikan menu-menu dengan cita rasa yang menggugah selera. Selalu perhatikan kebersihan agar pengunjung tak ragu mencicipi menu yang disajikan.

  • Tepat Pilih Supplier: Coday Coffee Lab & Roastery

Memilih supplier yang tepat memang bukan perkara yang mudah. Mengingat di Indonesia terdapat banyak sekali jenis kopi. Misalnya, Kopi Aceh Gayo, Bali Kintamani, Arabika Wamena, Toraja dan lain-lain.

Nah jenis kopi tersebut terbuat dari berbagai macam jenis biji, salah satu di antaranya adalah Arabika ataupun Robusta. Artikel lebih lengkap mengenai Arabika dan Robusta dapat Bung dan Nona baca pada tautan berikut ini.

Selain memilih supplier yang tepat, jika Bung dan Nona memiliki budget lebih, Bung dan Nona bisa langsung mengunjungi daerah-daerah tempat kopi tersebut dihasilkan.

Namun, apabila budget yang dimiliki terbatas, sebaiknya carilah informasi sedetail mungkin baik melalui teman ataupun internet untuk mendapatkan kontak supplier yang terpercaya.

Sekilas Paket Usaha Coday

Bung dan Nona tak perlu risau lagi, jika Bung dan Nona hendak membuka bisnis coffee shop namun bingung untuk mencari supplier yang terpercaya, bisa mencoba bergabung di Coday Coffee Lab & Roastery yang beralamat di Jl. Ahmad Wahid No. 53 Sampangan, Mantup, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. 55197.

Coday Coffee Lab & Roastery menyediakan sekaligus menawarkan berbagai fasilitas yang dapat Bung dan Nona dapatkan dengan mudah jika hendak mencoba bisnis coffee shop. Dengan harga mulai Rp. 14.000.000,00 Bung dan Nona sudah dapat menjadi seorang coffeeepreneur.

Fasilitas yang dapat Bung dan Nona nikmati pun antara lain: electric grinder, manual brewing tools, roasted bean, other ingredients and equipment, training package, serta SOP & Barista Guidance.

Demikianlah ulasan singkat mengenai peluang bisnis coffee shop. Semoga artikel yang diberikan mengenai tilik peluang usaha coffee shop ini dapat memberikan refensi Bung dan Nona apabila hendak terjun ke dunia bisnis coffee shop. Semoga sukses!