Melahirkan Barista Handal Melalui Sekolah Kopi di Coday Coffee Lab & Roastery

Sekolah kopi mulai banyak peminatnya, karena semakin banyak yang sadar bahwa kopi merupakan komoditas ekspor unggulan di Indonesia. Semua pihak semakin memperhatikan komoditas kopi ini. Pemerintah, petani, dan akademis atau peneliti harus bersinergi guna untuk mewujudkan kualitas unggulan kopi dengan produksi yang meningkat.

Coday Coffee Lab & Roastery sebagai laboratorium coffee terbesar di Jogja turut andil dalam membantu perkopian di Indonesia. Kami menyambut tantangan tersebut dengan mewujudkan sebuah sekolah kopi terbesar dan terlengkap di Yogyakarta.

Apa itu sekolah kopi dan bagaimana cara mengikutinya? Simak ulasan berikut ini!

Kopi Telah Menjadi Trend Masa Kini

Kopi sangat menarik untuk dibicarakan. Bahkan membicarakan kopi tidak akan ada habisnya. Hari ini kopi tidak hanya menjadi trend di Indonesia saja, sekarang kopi sudah menjadi perbincangan menarik bahkan di seluruh dunia. Melihat peluang tersebut, maka Coday Coffee Lab & Roastery membuka sekolah kopi yang dapat diikuti oleh segala usia.

Kopi yang dulunya identik dengan orang tua, sekarang sudah mulai bergeser. Trend mulai bergeser dan kopi pun menjadi daya tarik tak hanya orang tua saja, anak muda pun ikut terbius dengan pesona kopi.

Kopi sudah menjadi gaya hidup. Kopi dengan perpaduan susu ataupun es batu dengan berwadah cup plastik mulai menjamur. Anak muda yang mengaku pecinta kopi semakin bertambah dan mereka selalu hadir dalam kegiatan yang berkaitan dengan kopi. Banyak sekali orang yang mulai tertarik dengan dunia perkopian.

Profesi Barista Bukan Lagi Sebuah Profesi Sebelah Mata

Sekolah Kopi

Sebelumnya banyak yang beranggapan bahwa profesi barista hanyalah orang yang membuat minuman kopi. Tak sedikit yang mengatakan bahwa setiap orang akan dengan mudah mempelajarinya.

Namun nyatanya tidak semua orang bisa menjadi barista yang handal. Barista adalah kunci di mana sebuah coffee shop dapat bertahan. Karena racikan tangan baristalah yang menjadikan coffee shop tersebut memiliki ciri khas sendiri-sendiri.

Menjadi seoarang barista membutuhkan ketelitiaan dan ketekunan. Karena dalam meracik sebuah kopi harus menggunakan perpaduan antara ilmu kimia dan fisika. Bagaimana tidak? Dalam meracik kopi, Bung & Nona harus memperhatikan suhu, kadar pH dalam air, dan takaran kopi.

Gaji seorang barista pemula rata-rata adalah di bawah 2 juta rupiah. Namun apabila barista tersebut sudah memiliki jam terbang yang tinggi serta sudah mengantongi sertifikat, maka  rata-rata gaji seorang barista mulai dari 7 juta hingga sampai 10 juta.

Bung & Nona harus tahu bahwa profesi barista atau peracik kopi ini merupakan profesi yang paling bergengsi dan semakin banyak peminat. Melalui Sekolah kopi di Coday Coffee Lab & Roastery Bung & Nona dapat belajar dunia perkopian dan menjadi barista yang handal serta bersertifikat.

Cara Mendapatkan Sertifikat Untuk Seorang Barista

Di Indonesia membutuhkan lebih banyak ahli kopi. Oleh karena itu, mulai banyak tersedia tempat kursus untuk menjadi barista yang tak cuma handal namun juga bersertifikat. Bahkan, menurut Tempo.co pada tahun 2018 kemarin, IPB resmi membuka satu jurusan baru di sekolah vokasi mereka, yaitu sekolah kopi.

Bung & Nona tenang saja, jika saat ini Anda ingin bergabung sekolah kopi, di Indonesia sudah tersedia banyak tempat kursus untuk menjadi seorang barista. Tak hanya akan melahirkan barista yang handal saja, namun juga bersertifikat. Dengan sertifikat tersebut, Bung & Nona dapat menjadi seorang barista dengan bayaran yang tinggi.

Lalu, lembaga mana saja yang menyediakan sekolah kopi dengan sertifikat? Berikut beberapa lembaga yang menyediakan sekolah kopi yang bersertifikat.

  • Coday Coffee Lab & Roastery
  • Anomali Coffee
  • Caswells’s Coffee Lab
  • Indonesian Coffee Academy
  • Esperto Barista Art

Sekolah Kopi di Coday Coffee Lab & Roastery Menyediakan Sertifikat

Seperti yang sudah disebutkan di atas, ada beberapa lembaga yang memberikan fasilitas sekolah kopi untuk seorang barista disertai sertifikatnya. Kali ini kita akan membahas salah satu di antara lembaga-lembaga yang sudah disebutkan di atas, yaitu Coday Coffee Lab & Roastery.

Misalnya, untuk sekolah kopi di Coday Coffee Lab & Roastery ada beberapa kelas yang dapat Bung & Nona ikuti, antara lain:

  • Kelas Barista

Di kelas barista ini Bung &  Nona akan mendapatkan materi tentang jenis-jenis kopi secara mendalam. Tak hanya mempelajari jenis-jenis kopi secara mendalam, namun di kelas ini juga akan mempelajari dan mempraktikan cara meracik beraneka ragam menu kopi nusantara.

  • Kelas Roasting

Setelah mempelajari secara mendalam jenis-jenis kopi berserta cara meraciknya, Bung & Nona juga bisa mengikuti kelas roasting di sekolah kopi Coday Coffee Lab & Roastery. Di kelas roasting, Bung & Nona akan mempelajari teknik roasting kopi yang baik dan benar. Mulai dari pengeringan, penguningan, first crack, menentukan biji kopi, hingga second crack.

Tak cukup sampai di situ, di kelas roasting Bung & Nona akan mendapatkan materi manajemen roasting khusus untuk Anda calon roaster. Manajemen roasting di sini meliputi pengetahuan tentang standart mutu biji kopi, standart penyaringan, dan standart pengolahan biji kopi.

  • Kelas Coffee Shop Management

Kelas ini khusus untuk Bung & Nona yang ingin mendapatkan pelatihan mengelola kedai kopi sendiri. Apabila gabung di kelas ini Bung & Nona akan mendapatkan beberapa materi, antara lain: manajemen coffeeshop, business plan, food beverage, penyusunan menu, dan food cast.

  • Materi Latte Art

Spesial dari Coday Coffee Lab & Roastery adalah terdapat materi khusus yang mempelajari Latte Art secara mendalam. Di sini Bung & Nona akan mendapatkan materi tentang cara memilih kopi yang baik, cara memilih susu yang baik, steam susu yang tepat menggunakan mesin espresso, teknik tuang latte, membuat latte art menggunakan teknik etching, dan praktek membuat latte art parttren seperti heart, tulip dan rossetta.

Di mana Coday Coffee Lab & Roastery itu?

Coffee Lab & Roastery (Coffee Lab) adalah tempat bagi Bung & Nona yang ingin sekoah tentang perkopian di sini. Kelas yang ditawarkan di sini sangat lengkap dengan harga yang sangat terjangkau dibandingan dengan sekolah kopi yang lainnya.

Selain itu, Bung & Nona akan dipandu oleh tim pengajar yang terpercaya dan sudah berpengalaman di bidangnya.

Coday Lab, menerima kelas dari berbagai kalangan baik nasional maupun internasional. Berlokasi di Jalan Ahmad Wahid Mantup, Baturetno, Bantul, Yogyakarta, Coffee Lab hadir bagi Anda yang ingin belajar dunia perkopian secara mendalam dan menyeluruh.

Selain sekolah kopi, Coffee Lab ini juga menyediakan kopi dari berbagai daerah di Nusantara. Beberapa produk yang ditawarkan di sini antara lain, ada green bean, roasted bean, glassware, dan coklat. Ada beberapa paket yang bisa Bung & Nona nikmati, ada paket traning, paket usaha coffee shop dan paket wisata kopi.

Demikianlah, informasi mengenai sekolah kopi di Coday Coffee Lab & Roastery semoga dapat menjadi referensi Bung & Nona.

Kelas Pekerja dan Kopi Joss Jojga

Budaya minum kopi setiap daerah berbeda-beda. Beda jenis kopi yang dinikmati. Beda cara mengelola kopi, beda cara menyeduh dan beda waktu minum kopi. Perbedaan-perbedaan tersebut merupakan kekayaan budaya ngopi di Indonesia.

Kalau kita ngobrol tentang budaya ngopi masyarakat kelas pekerja, maka kita bisa bersentuhan dengan sejarah munculnya kopi di Yogyakarta yang kita kenal dengan sebutan kopi joss. Kalau dirunut berdasarkan putaran waktu ke belakang, kopi joss  lahir dari relasi budaya ngopi kaum pekerja kereta stasiun Tugu Yogyakarta dengan angkringan.

Budaya ngopi kelas pekerja berlangsung saat waktu luang atau waktu istirahat. Mereka memilih angkringan yang dekat dengan stasiun Tugu sebagi tempat untuk menikmati kopi serta bercengkrama bersama. Proses bercengkrama diisi dengan saling bercerita dan ngobrol ringan sesama penikmat kopi. Sebuah budaya yang indah, kopi yang mampu menyatukan manusia untuk bercerita tentang kehidupan dan hal-hal yang ringan.

Pertemuan antara kelas pekerja dengan angkringan ternyata tidak hanya membuahkan obrolan-obrolan ringan. Relasi antara kelas pekerja stasiun Tugu dengan pemilik angkringan sekitar Tugu membuahkan sebuah kopi Joss.

coday_kelas pekerja dan kopi 1
Kelas Pekerja dan Kopi Jogja

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, Kopi Joss lahir dari tangan Lek Man. Seorang yang memiliki angkringan dekat dengan stasiun Tugu. Lek Man pada awalnya hanya pedagang angkringan biasa yang melayani kopi para pelanggan yang mayoritas  para pekerja kereta api  asal  Jawa Timur.

Para pekerja kereta api tersebut kebanyakan ingin merasakan jenis kopi kothok. Lek Man tidak bisa membuat kopi kothok, akhirnya ia berinovasi sendiri. Hasilnya, Lek Man menciptakan sebuah kopi dengan campuran arang yang menyala. Kopi dengan campuran arang menyala tersebut dicoba  untuk disuguhkan kepada para langganan.

Akhirnya, banyak dari pelanggan yang merasakan kenikmatan kopi campuran arang menyala dengan sebutan kopi ngejosss. Disebut ngejoss karena suara yang keluar dari pertemuan arang yang menyala dengan air kopi.

Istilah ngejoos tersebut akhirnya menyebar ke seluruh masyarakat dan pecah menjadi sebutan kopi joss. Kini banyak orang jalan-jalan ke Jogja, berburu kopi joss yang posisinya dekat dengan stasiun Tugu dan Malioboro Jogja.

Bagi kawan-kawan yang ingin merasakan kopi joss Jogja yuk datang langsung ke Jogja. Nah, setelah ke Kopi Joss kamu bisa mampir ke Gembiraloka Zoo. Di samping Gembiraloka Zoo nanti kawan-kawan bisa mampir ngopi di Coday Coffee sekaligus berbelanja di  Mbelinger Jogja.

Yuk datang ke Jogja nikmati kopi joss dan aneka kopi nusantara di Codaycoffe serta macam-macam merchandise di Mbejo yang ciamik.