Blog Kami

Jangan Mengaku Pecinta Kopi Jika belum Tahu Tentang Cupping Coffee

coday.id_cupping coffee

Kretek dan kopi memiliki kaitan yang sangat erat. Budaya kedekatan kretek dan kopi diekspresikan masyarakat dengan perilaku  menikmati kopi (ngopi) diselingi mengisap pelan-pelan rokok. Asap yang mengepul ke udara tersebut kemudian membumbung tinggi bersama asap yang mengepul dari kopi.

Budaya yang melekat diantara mengisap rokok dan menikmati kopi adalah mengobrol bersama. Berbagi solusi dan  berbagi cerita. Kretek  dan kopi menjadi benda  yang mengikat solidaritas masyarakat.

Bagaimana solidarotas masyarakat bisa di sangga oleh kretek dan kopi? Mungkin kita akan kaget, dua benda kecil itu bisa mengikat  solidaritas. Tapi memang benar adanya.

Budayawan Ahmad Sobary dalam tulisannya yang berjudul, “kretek sebagai warisan kebudayaan,” bercerita dalam tulisannya tentang solidaritas masyarakat yang di ikat oleh kretek.

Begini cerita Ahmad Sobary:

“Dalam sebuah seminar tentang, “kretek sebagai warisan budaya nusantaraa untuk dunia” di Padepokan Bagong Kusudiarjo, Bantul. Professor Susetyawan dari UGM menyampaikan pemikirannya tentang kretek dan solidaritas sosial dalam pergaulan masyarakat. Kretek memang barang yang dibeli. Dengan begiitu kretek tersebut sudah menjadi miliki pribadi sang pembeli. Tapi dalam pergaulan sosial, barang milik pribadi ini dibuka. Ketika sang pemilik menyulut kretek itu, yang lain pun mengambil sebatang dan menyulutnya dengan rasa kekeluargaan yang nyaman. Milik pribadi tadi tiba-tiba berubah menjadi milik bersama. Individu melebur ke dalam kolektivitas tanpa tentu saja, menghilangkan ciri identitas dan aspirasi pribadi. Dan di sana kebersamaan ditata. Kretek menjadi kekuatan pengikat kebersamaan.”

Pernyataan Prof Susetyawan yang diceritakan oleh Ahmad Sobary tersebut, semakin menguatkan bahwa kretek bisa membangun rasa solidaritas, pada titik saling memberi. Yang awalnya barang privat menjadi barang sosial. Apakah Kopi juga mengikat solidaritas? Yang awalnya barang privat menjadi barang sosial?

Jawabannya jelas iya. Para penikmat kopi membeli kopi, lantas diminum bersama. Bisa juga, setiap orang membeli kopi yang berbeda, lantas saling memberi saling mengicipi kelezatan kopi yang di sajikan pada meja.

Baca Juga  Titik Temu Barista, Daun Kopi, dan Gelas

Tidak hanya berbagi rasa kopi, tapi juga lebih jauh berbagi solusi. Yang awalnya masalah privat, bisa luber dalam  berbagi cerita dan pengalaman hidup untuk mencapai titik kedamian bersama teman dan secangkir kopi. Tali solidaritas semakin kut dengan rokok serta kopi. Sebuah budaya yang mengikat tali solidaritas ini memang patut dijaga.

Cupping Coffee

Nah, bagi teman-teman yang setiap harinya berteman dengan kopi serta kretek yang telah mengikat solidaritas kehidupan, tentunya harus menambah wawasan rangkaian proses mengelola kopi sebelum disajikan ke meja  oleh barista.

Hayo apa rangkaian proses sebelum penyajian kopi yang kita bahas kali ini? Yap benar proses cupping coffee.

Cupping coffe adalah sebuah proses yang asyik. Teman-teman codays sudah tahu belum apa sih cupping coffe itu? Biasanya yang suka kopi pasti tahu apa itu cupping coffe. Namun, bagi teman-teman yang baru mengenal dunia kopi dan belum tahu apa itu cupping coffee yuk mari belajar bersama menambah wawasan tentang kopi yang kita cintai ini.

Coday.id_cupping coffee
Proses cupping coffee yang seru.

Proses cupping coffe, adalah proses melakukan observasi atau penelitian tentang rasa kopi sebelum kopi tersedia di meja dan di lidah para penikmat kopi. Kelihatannya proses ini sangat enak ya, kita bisa observasi rasa pada setiap gelas kopi.

Proses cupping coffe dilakukan oleh para ahli yang sudah paham banyak  tentang ilmu kopi. Para ahli ini dijuluki dengan sebutan cupping cuppers. Bagi kamu para penikmat kopi, juga bisa melakukan hal ini, anggap saja sebagi proses mengenal kopi lebih dalam.

Cupping Cuppers Profesional

Dalam bisnis kedai kopi profesional, sebelum kopi disajikan pada meja konsumen, maka sudah disiapkan sesorang Cupping Cuppers profesional, bahasa mudahnya ya seorang quality control. Tugasnya mencicipi lalu mencari rasa-rasa yang berbeda pada kopi. Hal ini untuk merasakan konsistensi karakteristik sebuah kopi yang sudah ditulis pada sebuah standar catatan resmi .

Contoh paling mudah, kopi gayo dalam standar  catatan resmi adalah delightful bitter yang  beraroma kuat. Nah, bila kopi gayo tersebut jauh melenceng dari catatan resmi tadi, maka Cupping Cuppers profesional akan mengoreksi kenapa rasanya bisa jauh dari catatan resmi. Bisa jadi karena ada yang salah dalam proses menyeduh atau saat proses pemanggangan.

Baca Juga  Kopi Jawa Pernah Berjaya Namun Lantas Hilang Disantap Hama

Cara kerja seorang Cupping Cuppers adalah menggunakan sendok saat mengambil sampel kopi, kemudian menyruput secara pelan-pelan kopi. Sebelum merasakan kopi biasanya cupping coffee menghirup aroma dan merasakan semua rasa secara optimal lewat  mulut.

Nah, teman-teman kini sudah tahu fungsi Cupping Cuppers profesional.  Sudah tambah wawasannya dan sudah tahu kalau kopi yang teman-teman minum ternyata haru melewati proses cupping coffe.

Yuk kita nikmati kopi bersama di Coday Coffee sambil ngobrol barang tentang proses cupping Coffe, Yuk angkat cangkir bersama di Coday Coffe.