8 Hal Penting Agar Berhasil dalam Manajemen Coffee Shop

8 Hal yang  Harus Anda Hindari Jika Ingin Berhasil Dalam Manajemen Coffee Shop

8 hal yang harus Anda hindari jika ingin berhasil dalam manajemen coffee shop. Perlu Anda perhatikan betul ulasan berikut ini, jika saat ini Anda sedang menggeluti bisnis di dunia kopi. Kegagalan Anda selama ini bisa jadi karena tidak sadar sudah melakukan hal-hal di bawah ini.

Banyak orang suka minuman berkafeina ini, tetapi, mengapa ya banyak pula usaha kedai kopi yang gagal?

Kebanyakan kegagalan itu tetap terjadi bukan karena kualitas kopi yang dimiliki oleh pengusaha kopi. Bahkan ketika sudah memiliki barista andal pun, banyak usaha kopi tetap gulung tikar. Jadi, apa saja 8 hal yang harus Anda hindari jika ingin berhasil dalam manajemen coffee shop?

Bisnis kedai kopi orang lain karena hal-hal di bawah ini. Jangan sampai bisnis kopi Anda mengalami hal serupa.

8 hal yang harus Anda hindari jika ingin berhasil dalam manajemen coffee shop

1. Tidak melakukan riset

Ini dia salah satu kesalahan yang banyak dilakukan oleh pengusaha pemula. Merasa sudah memiliki modal, mereka lantas melewati tahap satu ini, yaitu melakukan riset. Biasanya pengusaha pemula lebih cenderung ingin cepat-cepat melihat kedainya berdiri, tanpa menyiapkan strategi.

Ini juga biasanya dilakukan oleh mereka yang mengambil alih suatu usaha kopi yang sudah berjalan. Padahal, riset sangat penting untuk jalannya sebuah usaha. Riset apa saja yang perlu dilakukan?

Seorang pengusaha, apapun bisnisnya seharusnya melakukan riset yang melingkupi beberapa hal seperti berikut ini:

  • – Membaca artikel, buku atau sumber-sumber lain yang membahas tentang bisnis kedai kopi
  • – Mencari sumber-sumber referensi tentang membuka suatu badan usaha
  • – Melakukan riset untuk mengetahui elemen, faktor, serta biaya yang dibutuhkan untuk membuka suaha kedai kopi
  • – Mengikuti sekolah kopi untuk belajar tentang roasting, meracik kopi dan coffee shop management

2. Salah membuat rencana

Usaha apapun yang akan Anda jalankan, harus dengan perencanaan, termasuk bisnis kedai kopi. Sebaiknya, Anda melakukan perencanaan terhadap hal-hal berikut ini:

  • – Jadwal Anda menjalankan usaha kedai kopi
  • – Memisahkan uang kebutuhan sehari-hari, uang tabungan, dan uang untuk hal-hal lain dengna uang yang Anda pakai untuk mengelola kedai kopi.
  • – Evaluasi, pengembangan dan modifikasi konsep usaha kedai kopi Anda
  • – Tulis secara detail rencana bisnis Anda
  • – Menyusun anggaran usaha kedai kopi
  • – Tentukan waktu untuk meraih target Anda
Baca Juga  Kopi Robusta India

3. Tidak menggunakan kesempatan untuk belajar dan mengembangkan usaha

Banyak pengusaha pemula menganggap menjalankan usaha kedai kopi itu mudah. Ini sebenarnya anggapan yang  menarik dan bisa tepat, jika sebelumnya sudah melakukan riset serta perencanaan yang matang.

Keberhasilan juga tergantung pada sikap kita terhadap setiap tantangan dan rintangan bisnis yang muncul. Gunakan setiap kesempatan untuk memperbaiki, improvisasi dan evaluasi terus menerus sampai menemukan strategi yang pas untuk bisnis Anda sendiri.

4. Tidak merencanakan konsep kedai kopi Anda sendiri

Tanpa merencanakan konsep, Anda seperti menaiki perahu di lautan luas dan terombang-ambing tanpa tahu arah dan tujuan. Menetapkan konsep kedai kopi Anda berarti Anda akan bisa menghemat waktu dan biaya, karena Anda sudah mengetahui langkah apa saja yang Anda ambil untuk mewujudkannya.

Itulah sebabnya, sebaiknya Anda menentukan terlebih dahulu konsep kedai kopi Anda. Perlu diingat, Anda pun harus menyesuaikan dengan lokasi, target pasar dan yang paling penting, dengan anggaran yang Anda siapkan.

5. Tidak membuat pembukuan dan laporan keuangan

Laporan keuangan memungkinkan Anda untuk mencatat kas, dan kemudian mengecek pengeluaran serta pemasukan. Dari sini Anda akan mampu melihat laba-rugi yang Anda dapatkan dari usaha kedai kopi yang Anda jalankan.

6. Terlalu banyak hutang atau tagihan

Jika uang tabungan Anda sendiri tidak mencukupi untuk membukan usaha sendiri, memang wajar jika Anda meminjam pada bank, teman atau saudara. Namun, perlu Anda ketahui bahwa terlalu banyak hutang atau tagihan bisa menghancurkan usaha yang baru Anda jalankan.

Sebaiknya Anda melakukan pemutaran uang sesuai dengan anggaran yang tersedia. Jika memang Anda serius ingin mendirikan usaha kedai kopi sendiri, sebaiknya Anda terlebih dahulu mendapatkan modal dari sumber yang tidak akan membuat usaha Anda hancur sebelum berkembang.

Pastikan tagihan yang harus Anda bayar  tidak melebihan pendapatan setiap bulan. Jadi, sebaiknya memperhitungkan dengan matang sebelum membuka usaha kopi Anda sendiri.

7. Salah memilih rekan kerja dan karyawan

Ini juga hal yang perlu Anda hindari, yaitu salah memilih karyawan dan rekan kerja. Kedai kopi menjamur dimana-mana. Jika Anda memilih menjalankan bisnis ini, pastikan Anda senantiasa memperhatikan kenyamanan pelanggan, karena mereka juga yang akan dengan senang hati mempromosikan kedai kopi Anda jika pelayanan yang Anda berikan baik dan menyenangkan.

Baca Juga  Kopi Asal Garut Ini Dibandrol Rp 2 Juta Per Kilogram

Pelanggan yang happy adalah pelanggan yang selalu kembali ke kedai kopi Anda. Anda tidak hanya perlu memperhatikan kualits rasa dan aroma kopi di kedai Anda, tetapi juga pelayanan kepada pelanggan. Ini penting karena, senikmat apapun kopi yang Anda suguhkan, jika pelayanan tidak membuat pelanggan nyaman, tetap tidak akan membuat mereka kembali.

Jadi, sebaiknya juga berhati-hati ketika memilih barista. Mempekerjakan seseorang yang profesional dengan kepribadian yang baik dan ramah adalah ide bagus. Mengapa? Karena banyak orang lebih memilih menikmati minum kopi dengan rasa standar tapi mendapat perlakukan yang menyenangkan, daripada minum kopi nikmat tapi dengan perlakuan kasar.

8. Manajemen yang tak tertata

Usaha apapun, pastinya membutuhkan manajemen yang tertata dengan baik. Tanpa manajemen yang baik, mustahil suatu usaha bisa berjalan dengan lancar, apalagi bertahan. Sebaiknya Anda pun memperhatikan manajemen kedai kopi Anda sehingga usaha Anda tidak terancam berhenti di tengah jalan.

Manajemen yang perlu Anda tata melingkupi hal-hal sebagai berikut:

  • – Pengelolaan karyawan dan apapun yang berhubungan dengan SDM
  • – Penggajian
  • – Hubungan dengan para vendor
  • – Anggaran
  • – Training bagi karyawan

Ini bisa membutuhkan waktu lama. Tetapi, jika benar-benar Anda perhatikan, Anda tidak akan menyesal. Untuk itu, Anda perlu banyak belajar dari berbagai sumber. Banyak-banyaklah mengunjungi kedai-kedai kopi dan kafe-kafe di kota Anda.

Belajarlah sebanyak mungkin tentang industri kedai kopi dan tetap pertahankan semangat Anda. Lebih bagus lagi jika Anda bersedia belajar lebih banyak tentang kopi dengan mengikuti sekolah kopi.

Bagi Anda di Jogja, salah satu tempat belajar kopi terbaik ada di Coday Coffee Lab and Roastery yang beralamat di Jl. Ahmad Wahid No. 53 Sampangan, Mantup, Banguntapan, bantul, Yogyakarta 55197. Sekolah kopi sekaligus kafe ini tempatnya belajar para pencinta kopi dari dalam dan luar negeri.

Di Coday Coffee Lab and Roastery pun ada kelas manajemen coffee shop. Dengan tim pengajar yang andal, Anda akan semakin tahu apa saja yang harus dihindari selain 8 hal yang harus Anda hindari jika ingin berhasil dalam manajemen coffee shop yang sudah dijelaskan di atas. Selamat berjuang untuk kedai kopi Anda sendiri ya!